Dulu, Kang Dani dan teman-temannya bermitra dengan perusahaan yang menyuplai hasil panen langsung ke restoran dan hotel.

Namun, di tengah bisnis yang sedang berjalan, Kang  Dani dan teman-temannya mendapatkan kerugian. Perjanjian pembayaran yang sudah disepakati, tidak ditepati oleh perusahaan tersebut.

 

Setelah kejadian tersebut, Ia dan teman-temannya memutuskan untuk menanam tomat dan berharap dapat dijual ke pasar dengan harga yang lebih baik.

 Sayangnya, pasar tidak mendukung mereka selama panen. Tomat mereka dihargai (Rp500/Kg).

Di Tengah keputusasaan, mereka menemukan TaniFund dan segera melakukan kerjasama dengan tiga komoditas yang berbeda dengan TaniFund. 

 Mereka kembali mendapatkan pekerjaan dan harapan.

Sekarang, mereka semakin tekun dan bersemangat untuk memulai panen tomat dan lemon.

Tidak hanya itu, mereka juga ingin mewujudkan mimpi mereka untuk mendirikan tempat pengemasan serta perawatan pasca panen yang lebih baik.