Apa itu Microgreen?

 

Microgreen merupakan sayuran yang dipanen pada umur yang masih muda, yakni sekitar 7-14 hari setelah semai. Kata microgreens berasal dari bahasa Inggris yang merupakan gabungan dari kata micro (kecil) dan green (hijau).

 

Kandungan gizi microgreen dipercaya lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman sayur yang sudah berumur dewasa.

Menanam microgreen sangat praktis dan efisien baik dari segi waktu, ruang, hingga tenaga. Kalian dapat menanam di dalam rumah atau ruangan yang memiliki cukup cahaya, baik dalam skala kecil maupun besar. 

Cara menanam Microgreens:

Sediakan:  Tray semai, media tanam, dan benih.

Tray semai khusus Microgreens (tanpa lubang drainase)

Media tanam. Campurkan media tanam yang ada di lingkunganmu seperti tanah, kemudian campur dengan pupuk kompos. (Jika tidak ingin menggunakan tanah, cukup gunakan kompos, lalu pilih media tanam yang mengandung campuran cocopeat, perlite dan vermiculite.)

 

Benih. Pilih benih yang ingin ditanam.  Contohnya adalah benih lobak merah, brokoli dan wheatgrass yang dapat dibeli secara online.

Cara menyemai:

  1. Tebar benih secara ringan dan merata.
  2. Untuk penyiraman, cukup semprot menggunakan sprayer setiap pagi secukupnya. Paparkan tanaman dengan matahari.
  3. Dalam 2 minggu, tanaman siap untuk dipanen. Microgreens dapat langsung dipanen dengan cara digunting batangnya dan langsung dikonsumsi, diolah atau dijadikan sebagai salad.

 

Tips khusus dari Feo Jika tanaman berjamur:

campurkan cuka, betadine dan air, lalu semprot secukupnya ke area yang berjamur, bukan ke tanamannya secara langsung karena bisa “membakar” tanaman tersebut.