Dalam setiap pendanaan yang dilakukan selalu ada potensi berbagai macam risiko yang terjadi. Untuk menjadi pendana yang cermat, TaniFund sarankan kepada Anda untuk mempelajari risiko-risiko yang dapat terjadi sehingga Anda dapat lebih bijak dalam melakukan pendanaan.

Apa itu risiko pendanaan?

Risiko pendanaan adalah potensi terjadinya kerugian dalam pendanaan yang dilakukan oleh lender. Maka dari itu, lender disarankan untuk mempertimbangkan berbagai aspek risiko yang berpotensi terjadi sebelum melakukan pendanaan melalui platform peer-to-peer lending (P2P lending) TaniFund.

Pendanaan yang dilakukan pada platform P2P lending merupakan kesepakatan antara lender dan borrower yang telah diatur di dalam perjanjian yang ditandatangani saat melakukan pendanaan, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak. TaniFund sebagai platform P2P lending memfasilitasi lender untuk menyalurkan pendanaannya kepada borrower, begitu juga sebaliknya ketika borrower menyalurkan pengembalian, maka dari itu risiko telat bayar ataupun gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh lender.

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyampaikan bahwa P2P lending merupakan salah satu alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat unbankable untuk memperoleh pembiayaan dengan syarat yang mudah dan cepat. Alternatif pembiayaan dengan adopsi teknologi ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan ke pelosok daerah bagi masyarakat serta pelaku usaha ultra mikro dan UMKM yang belum tersentuh lembaga keuangan formal.

TaniFund sebagai platform P2P lending agrikultur melakukan berbagai prosedur mitigasi risiko untuk meminimalisir risiko yang dapat merugikan lender

TaniFund memiliki sistem penilaian kelayakan kredit (credit scoring) yang diformulasikan khusus untuk sektor agrikultur dan UMKM. Selain verifikasi kelompok tani dan badan usaha, TaniFund juga mengukur risiko budidaya dan risiko pasar. Lebih dari 100 data points dilakukan untuk menilai apakah borrower memiliki potensi kredit yang baik sehingga meminimalisir kemungkinan terjadinya keterlambatan maupun kegagalan pembayaran. 

Setelah borrower dinilai layak untuk mendapatkan pinjaman dan dana sudah tersalurkan, tim lapangan TaniFund memberikan bimbingan kepada borrower mengenai praktik-praktik terbaik dalam menjalankan usaha mereka sampai usaha mereka berbuah hasil yang baik. Literasi keuangan juga diberikan kepada borrower secara berkala agar mereka dapat lebih bijak dalam mengelola modal kerja yang diterima dan keuangan pribadi mereka, sehingga risiko telat bayar dan gagal bayar dapat diminimalisir.

TaniFund juga telah bekerjasama dengan mitra perusahaan asuransi yang memberikan jaminan perlindungan sampai dengan 80% dari dana pokok yang diberikan kepada borrower. Sehingga, para lender dapat terhindari dari kerugian besar dalam mendanai berbagai proyek di TaniFund.

Ketahui risiko pendanaan yang dapat terjadi

Meskipun TaniFund sudah memiliki sistem credit scoring dan verifikasi akurat, bimbingan kepada borrower yang baik, dan bermitra dengan lembaga asuransi terpercaya, risiko yang terdapat pada pendanaan yang Anda lakukan tetap tidak dapat sepenuhnya dihindarkan. Tingkat akurasi dari penilaian kredit yang TaniFund lakukan ini tidak dapat menghilangkan risiko atas kondisi di luar dugaan seperti sakit keras, meninggal dunia, musibah, iklim, dan bencana alam yang dapat terjadi.

Maka dari itu, apabila borrower mengalami telat bayar, wanprestasi atau gagal bayar atas pinjamannya, TaniFund akan segera memberitahukan kepada lender dan berusaha melakukan berbagai usaha penagihan maupun penanggulangan kepada borrower sebagai komitmen kami untuk memberikan penyelesaian yang adil bagi semua pihak, terutama kepada lender sebagai pemberi pinjaman.

Upaya yang dapat Anda lakukan untuk meminimalisir risiko yang dapat terjadi

Dalam setiap pendanaan, untuk meminimalisir resiko Anda sebagai lender, Anda dapat mempelajari beberapa hal untuk menentukan langkah yang bijak dalam melakukan pendanaan.

  1. Pelajari prospektus yang terlampir pada setiap proyek
  2. Lakukan diversifikasi pendanaan ke lebih dari 1 proyek
  3. Berkonsultasi dengan penasehat keuangan sebelum mengambil keputusan pendanaan

Jika Anda telah memahami risiko-risiko ini dan mengetahui bagaimana cara meminimalisir risiko yang dapat terjadi, mari mulai pendanaan berdampak sosial Anda pada halaman proyek TaniFund dengan lebih cermat dengan mempraktikkan upaya-upaya diatas dengan baik.

Butuh informasi lebih lanjut? Silahkan hubungi kami melalui email di info@tanifund.com.